logo


Jokowi Pilih Sewa Pesawat untuk ke AS, Ini Alasannya

Pemerintah memilih menyewa pesawat dari Garuda Indonesia untuk terbang ke AS

28 Februari 2020 16:25 WIB

dok sekretariat Presiden

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana membeli pesawat kepresidenan yang baru.

Pramono mengatakan bahwa pemerintah akan menyewa pesawat dari Garuda Indonesia saat Presiden Joko Widodo pergi ke Amerika Serikat (AS).

"Jadi itu bukan pesawat kepresidenan, tetapi memang Pak Presiden akan menghadiri ASEAN-US Special Summit di Amerika sekaligus Pak Presiden akan kunjungan kenegaraan ke Amerika," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (28/2).


Jokowi Menyebut Microsoft Hingga Alibaba Tertarik Bangun Pusat Data di Indonesia

Jokowi rencananya juga akan bertemu Presiden AS Donald Trump.

"Rencananya iya (bertemu Trump)," kata Pramono.

Pramono menjelaskan bahwa menyewa pesawat pesawat jenis Boeing 777-300 ER dengan alasan efisiensi. Karena, pesawat kepresidenan Boeing Bussiness Jet (BBJ) sering transit untuk mengisi bahan bakar jika terbang ke AS.

"Apabila menggunakan pesawat kepresidenan sekarang itu harus transit 3 kali berdasarkan pengalaman yang dulu, setiap transit harus mengisi bahan bakar dan dihitung biayanya akhirnya menjadi lebih mahal, dibandingkan dengan menggunakan pesawat yang selama ini digunakan udah lebih mahal, capek kemudian, yang diangkut juga terbatas," ujarnya.

"Maka diminta oleh Bapak Presiden membuat perbandingan bagaimana kalau untuk jarak yang jauh ke Amerika itu menyewa Garuda dan setelah melakukan perbandingan biayanya menjadi lebih murah sedikit. Sehingga yang beredar itu adalah pesawatnya Garuda yang kemudian dipersiapkan untuk di sewa oleh kita," jelas Pramono.

Ajak Kritik Jokowi, Ade Armando: Tidak Harus Mendukung dengan Cinta Buta

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata