logo


Ajak Kritik Jokowi, Ade Armando: Tidak Harus Mendukung dengan Cinta Buta

Ade Armando meminta pendukung Jokowi untuk mengkritik Jokowi demi keselamatan Indonesia

28 Februari 2020 15:52 WIB

Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando.
Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pakar Komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando mengajak kepada seluruh pendukung Presiden Jokowi agar mengkritik Jokowi. Hal tersebut dilakukan demi keselamatan bangsa Indonesia.

"Para pendukung Jokowi perlu mengingatkan Jokowi, kita perlu mengkritik pemerintah bukan karena benci Jokowi tapi karena mencintai Jokwi," kata Ade Armando di Channel Youtube Cokro TV denga judul 'Kita Harus Mengkritik Jokowi dan Indonesia' yang diunggah pada Kamis (27/2/2020).

Ajakan tersebut disampaikan Ade Armando mengingat kebijakan Jokowi-Ma'ruf selama 4 bulan pemerintahannya selalu mengandung kontroversi. Ia mencontohkan soal kekacauan revisi UU KPK dan juga terkait Omnibus Law yang terkesan tidak transparan.


Jokowi Minta Omnibus Law Selesai dalam 100 Hari, Puan: Intinya Adalah Jangan Terburu-buru

"Naskah akademik maupun draft RUU ini (Omnibus Law) semula tidak dishare oleh pemerintah kepada publik, media massa, LSM, lembaga kajian sama sekali tidak punya akses. Pasal-pasal itu (hak-hak buruh perempuan) hilang dalam Omnibus Law, tapi di sisi lain pengusaha semakin diuntungkan," paparnya.

Banyaknya polemik di masyarakat yang disebabkan oleh kebijakan Jokowi, membuat Ade mempertanyakan persoalan tersebut. Ia pun meminta pendukung Jokowi untuk mengkritik Jokowi dengan akal sehatnya.

"Tidak harus mendukung Jokowi dengan cinta buta, namun dengan akal sehat, karena dengan akal sehat negara ini akan selamat," pungkasnya.

Sering Ditawari Obat Penggemuk Badan di Instagram, Jokowi: Ini kok Gencar Sekali?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex