logo


Usul Partai Politik Islam Tunggal, Din Syamsuddin: Sebagai Kendaraan Politik Tokoh Islam

Politik Islam Tunggal dinilai sebagai aspirasi umat Islam di Indonesia

27 Februari 2020 15:19 WIB


BANGKABELITUNG, JITUNEWS.COM- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengusulkan untuk membentuk partai politik Islam tunggal. Menurutnya partai politik Islam tunggal adalah aspirasi umat Islam di Indonesia.

Menurutnya, bidang politik adalah hal yang paling utama. Pasalnya politik bisa menentukan keberadaan suatu kelompok  dalam berbangsa dan bernegara. Politik merupakan sarana yang paling utama untuk memperoleh kedudukan strategis nasional.

"Keadaan umat Islam dalam bidang ini melahirkan dampak baik positif maupun negatif terhadap kiprah umat Islam dalam bidang-bidang lain. Masalah utama yang dihadapi umat Islam dalam hal ini pendukung politik islam formal yang diwakili oleh pendukung partai-partai politik berdasarkan Islam dan partai-partai politik yang berbasis massa Islam adalah adanya kesenjangan antara angka demografis umat Islam dan perolehan partai-partai tersebut dalam politik elektoral," kata Din saat Sidang Pleno III Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (27/2/2020).


Tak Dukung Bobby di Pilkada Medan, Demokrat: Ya Udah Pastilah, Gimana Logikanya

Menurutnya, dalam satu kondisi kenyataan tersebut sangat mempengaruhi umat Islam dalam proses pengambilan keputusan bernegara.

"Dalam suasana demikian, maka agenda politik umat Islam perlu mengambil beberapa opsi pendekatan. Pertama mendorong adanya partai politik Islam tunggal yang secara formal berfungsi sebagai kendaraan politik tokoh-tokoh umat Islam dan sarana artikulasi aspirasi politik umat Islam," jelasnya.

Soal Nyapres, PDIP: Kalau Tidak Punya Posisi, Memang Agak Sulit

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati