logo


Jakarta Banjir, IHSG Masuk Angin

IHSG berada pada level 5.688,92 atau mengalami penurunan sebanyak 9,69 persen secara year to date dari akhir tahun 2019.

27 Februari 2020 10:30 WIB

Karyawan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Karyawan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin tertekan lebih dalam. Menutup perdagangan pada Rabu (26/2/2020), IHSG berada pada level 5.688,92 atau mengalami penurunan sebanyak 9,69 persen secara year to date dari akhir tahun 2019.

Posisi itu membuat IHSG menyentuh level paling rendah sejak 6 Juli 2018 silam, dimana kala itu, IHSG tercatat berada pada level 5.694,91.

Pakar berpendapat, IHSG semakin mendekati level support, atau titik terendah yang mampu dicapai IHSG.


Jakarta Banjir Lagi, Sekda DKI Minta Masyarakat Kasih Kesempatan Terus pada Anies

"Level support IHSG ada pada kisaran 5.550 sampai 5.620," ungkap analis Indo Premier Sekuritas Mino seperti dikutip dari Lokadata.id pada Kamis (27/2).

Sementara itu, Investment Analyst Mandiri Healthcare Muhammad Ikhsan menilai level support IHSG ada pada kisaran 5.600. Sedangkan Technical Analyst Sucor Sekuritas Hendriko Gani memperkirakan range level support IHSG sekitar 5.620 sampai 5.625.

"Secara analisa teknikal, pergerakan IHSG break out support level terendah di tahun lalu dan berpotensi menguji level terendah sejak tahun 2018 apabila tekanan tidak mereda," ujar Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Lanjar Nafi.

Tak Hadiri Rapat Penanganan Banjir di DPR, Anies: Izinkan Saya Bekerja bersama Rakyat Dulu

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia