logo


Dianggap Pencemburu oleh Barbie, Galih: Kita Harus Terima Sifat Itu

Galih meminta Barbie untuk menerima sifat baik dan buruknya

27 Februari 2020 08:03 WIB

Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari
Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari Detik

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Galih Ginanjar angkat suara terkait isu perceraian dengan istrinya, Barbie Kumalasari. Tersangka kasus video ‘ikan asin’ itu tak memungkiri jika Barbie mengeluhkan sikap kecemburuan dirinya yang berlebihan. Namun menurut Galih, hal itu wajar karena setiap manusia pasti memiliki sifat buruk.

"Kalau kekanak-kanakan nggak dewasa ya tinggal kita cara menanggapinya ya, karena kalau pasangan itu ada baik dan buruknya. Pasti ada pasangan kita yang cemburuan, ya kita harus terima sifat itu karena itu pasangan kita. Ya kan sebagai pasangan nggak semua positif, semua yang baik-baik Nabi Muhammad,” ujar Galih, seperti dikutip dari Kapan Lagi pada Kamis (27/2).

Galih menilai sebagai pasangan kekasih, seharusnya saling menerima satu sama lain dan mencarikan solusi jika pasangan mempunyai sifat buruk.


Ingin Berubah Jadi Lebih Baik, Dinar Candy Enggan Pakai Baju Seksi Lagi

“Kalau setiap manusia pasti ada yang namanya cemburuan lah, bagaimana mencegah pasangan nggak cemburuan, nggak marah. Ya saya sih sebagai pasangan, jangan sifat baiknya aja yang diambil, tapi sifat buruknya juga kita carikan solusi bagaimana caranya. Karena belum tentu pasangan kita nggak ada sifat jeleknya," lanjutnya.

Seperti diketahui, Galih Ginanjar harus mendekam di penjara karena kasus video 'ikan asin'. Sejak sidang kesaksian yang digelar pada Senin (24/2), Galih mengaku terakhir berjumpa dengan sang istri dua minggu sebelumnya.

Terjadi Lagi, Vitalia Sesha Ketangkap Polisi Gara-gara Narkoba

Halaman: 
Penulis : Iskandar