logo


Soal Nyapres, PDIP: Kalau Tidak Punya Posisi, Memang Agak Sulit

Hasil survei bursa capres 2024 dinilai dapat dijadikan gambaran bagi parpol

27 Februari 2020 05:45 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Eriko Sotarduga.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Eriko Sotarduga. tokohbatak.wordpress.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga memberi tanggapan positif terkait hasil survei Median dan Indo Barometer yang telah merilis nama yang masuk dalam bursa calon presiden (capres) 2024. Pasalnya, ada nama-nama baru yang muncul ke permukaan. Namun, menurutnya kesempatan capres hanya bisa diraih oleh orang yang sudah memiliki jabatan di pemerintahan.

"Tapi yang menarik ya banyak nama-nama yang kita tidak menduga artinya ini potensi yang ada. Tapi suatu kesimpulan, bahwa yang punya kesempatan itu yang punya panggung, kalau dia tidak kepala daerah, tidak menteri, tidak punya posisi, memang agak sulit. Jadi bisa saja, ini nanti menarik juga, tahun 2022, 2023 memang harus disurvei lagi karena ada yang sudah tidak mendapatkan panggung lagi, bisa kosong," kata Eriko, di Jakarta, seperti dikutip dari detikcom pada Kamis (27/2).

Hasil survei itu, kata Eriko, sekaligus menjadi pencerahan dan gambaran bagi partai politik. Ia yakin setiap parpol sudah melakukan persiapan meskipun Pilpres 2024 masih jauh.


Prabowo-Puan Maju Pilpres 2024, Fadli Zon Tanggapi Soal Perjanjian Batu Tulis

"(Hasil survei) ini memberikan kepada kita pencerahan, walaupun masih lama tapi mari partai-partai ini kritikan dan autokritik bagi partai, anda harus siap-siap, jangan cuma boleh lah transfer kata Bung Willy, tapi harus disiapkan kadernya juga," jelasnya.

"Apa salahnya Willy Aditya maju kan nggak ada salahnya, Bung Habib juga punya kesempatan, tapi apakah nanti itu diputuskan oleh partai itu sah-sah saja, memang benar bahwa nanti maksimum ada 4 pasang, kan belum tentu, ini masih cukup panjang, tapi sekali lagi ini menjadi suatu hal yang memberikan kita pencerahan, juga hiburan di tengah banjir ada hal seperti ini," sambungnya.

Tak Dukung Bobby di Pilkada Medan, Demokrat: Ya Udah Pastilah, Gimana Logikanya

Halaman: 
Penulis : Iskandar