logo


Omnibus Law Dinilai Sudah Tepat Namun Perlu Perbaikan

Pemerintah Diminta Perbaiki Narasi Omnibus Law Agar Diterima Semua Pihak

26 Februari 2020 22:37 WIB

Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (26/2/2020).
Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (26/2/2020). jitunews/Khairulanwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo mendukung disahkannya Omnibus Law. Menurutnya Omnibus Law merupakan terobosan yang sangat tepat disaat tekanan bisnis yang sudah besar dan berkembang seperti saat ini.

“Menurut saya ini merupakan ide terobosan yang memang paling mungkin diambil saat ini karena kondisi yang sudah sedemikian berat, lalu tekanan bisnis sudah besar dan butuh effort yang cepat dan dampak yang langsung bisa dirasakan,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Dalam hal ini, Yustinus mengatakan ada beberapa persoalan yang akan dihadapi terkait Omnibus Law. Menurutnya persoalan yang pertama pemerintah belum bisa membangun narasi sehingga Omnibus Law ini belum sepenuhnya didukung oleh semua pihak.


Jokowi Bayar Rp 72 M untuk Influencer, Fadli Zon: Ini Seperti Salah Mendiagnosa

Kemudian persoalan yang kedua, pemerintah harus meyakinkan kepada semua pihak karena masih ada yang mengkhawatirkan Omnibus Law.

“Masih ada yang perlu dikhawatirkan yaitu harus segera dijawab oleh pemerintah dengan respon yang cepat, meyakinkan kalau perlu ditambah dengan perbaikan-perbaikan, toh hal ini masih dibahas DPR,” tuturnya.

Menurutnya perlu komitmen dari semua pihak agar Omnibus Law ini tidak hanya berhenti di Undang-undang (UU) tapi harus benar-benar diimplementasikan sehingga mempunyai dampak terhadap perekonomiam di Indonesia.

“Ketiga, perlu komitmen politik semua pihak jangan sampai hanya berhenti di undang-undang tapi betul-betul diimplementasi dan dijamin nanti berjalan dengan baik, efektif, berdampak dan juga di evaluasi dimana-dimana tidak bisa diimplementasikan karena ada yang kurang sehingga sehingga betul-betul omnibus law ini mempunyai dampak yang signifikan,” pungkasnya.

Sikapi Omnibus Law, ISED Gelar Diskusi Regulasi Bisnis Online

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Trisna Susilowati