logo


Kementerian PUPR Bangun Pasar dan Sarpras Pendidikan di Sumatera Barat

Kementerian PUPR membangun 2 pasar dan sarana prasarana (sarpras) pendidikan di empat perguruan tinggi di Sumatera Barat

26 Februari 2020 16:03 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun  dua pasar dan sarana prasarana (sarpras) pendidikan di empat perguruan tinggi di Sumatera Barat
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun  dua pasar dan sarana prasarana (sarpras) pendidikan di empat perguruan tinggi di Sumatera Barat Kementerian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya membangun dua pasar dan sarana prasarana (sarpras) pendidikan di empat perguruan tinggi di Sumatera Barat.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa revitalisasi dan pembangunan pasar tradisional oleh Pemerintah menunjukan keberpihakan Pemerintah kepada para pedagang agar nantinya harga sewa kios pasar yang baru tetap terjangkau.

“Konsep revitalisasi pasar disesuaikan dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Seluruh kegiatan mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda),” kata Basuki beberapa waktu lalu.


Teknologi Mortar Jadi Solusi Konstruksi Infrastruktur di Tanah Lunak

Dua Pasar tersebut yakni, Pasar Atas Kota Bukittinggi dan Pasar Rakyat Pariaman. Sedangkan sarpras pendidikan dibangun tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Politeknik Negeri Padang, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Politani Negeri Payakumbuh, dan satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yakni Institut Agama Islam Negeri Batu Sangkar.

Rekonstruksi Pasar Atas Bukittinggi dikerjakan sejak 20 Agustus 2019 hingga 31 Desember 2019 pada umumnya memiliki aktifitas ekonomi yang tinggi dengan berbagai komoditas perdagangan dan jasa penunjang lainnya. Pasar Atas menggunakan desain baru dengan konsep green building yang menelan anggaran sebesar Rp292 miliar.

Pasar Rakyat Pariaman berlokasi di Jalan Sultan Syahrir, Kota Pariaman dibangun diatas lahan seluas 9000 m2 dengan anggaran sebesar Rp. 82 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 – 2020. Konstruksi di kerjakan oleh PT. Wijaya Gedung dengan progres mencapai 16,769 %.

Prasarana & Sarana Pendidikan Juga Dibangun di Sumbar

Pembangunan sarana prasarana pendidikan di tiga Perguruan Tinggi Negeri dan satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yakni, Gedung Laboratorium dan Bengkel Elektro Politeknik Negeri Padang di Kota Padang, Gedung Studio TV dan Film Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Gedung Kuliah Bersama Program D3 dan D4 Politani Negeri Payakumbuh, dan Gedung Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batu Sangkar.

Pembangunan Gedung Laboratorium dan Bengkel Elektro Politeknik Negeri Padang di Kota Padang berjumlah 3 lantai dikerjakan kontraktor PT Heksa Kreator Sakti dengan anggaran sebesar Rp7,3 miliar. Pembangunan Gedung Studio TV dan Film Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang berjumlah 4 lantai dikerjakan kontraktor PT. Delta Arsitektur Persada dengan anggaran sebesar Rp7,9 miliar.

Pembangunan Gedung Laboratorium dan Bengkel Elektro Politeknik Negeri Padang berjumlah 3 lantai dengan kontraktor PT. Heksa Kreator Sakti dengan anggaran sebesar Rp7,3 miliar. Untuk Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Politani Negeri Pertanian Payakumbuh berjumlah 4 lantai masih dalam tahap penyelesaian dengan kontraktor pelaksana PT. Razasa Karya dengan anggaran Rp28 miliar dengan menyisakan pekerjaan berupa struktur lantai 3 dan 4, pekerjaan MEP, dan pekerjaan K3. Sedangkan Pekerjaan Pembangunan Gedung Ushuluddin dan Dakwah IAIN Batusangkar berjumlah 4 lantai tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Laga Pratama Intertindo dengan nilai kontrak sebesar Rp22,3 miliar.

Menteri PUPR Sebut Perlu Rp 4 Triliun untuk Atasi Banjir di Wilayah Bekasi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata