logo


Rano Karno Bantah Telah Terima 7,5 M

Rano Karno menepis tudingan yang menyebut Ia telah menerima dana penyelenggaraan pilkada Banten pada 2011, dalam persidangan Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana (TCW).

26 Februari 2020 11:00 WIB

Rano Karno.
Rano Karno. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rano Karno hadir dalam persidangan Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana (TCW). JPU menghadirkan Rano Karno sebagai saksi dalam persidangan yang digelar pada hari Senin lalu (24/2/2020).

Rano berkeras meluruskan tuduhan yang diarahkan padanya terkait dana pilkada Banten 2012. Dia juga menyangkal pengakuan Djadja Buddy Suhardja, mantan kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Banten yang menyebut adanya aliran dana sebesar 700 juta rupiah.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti keterangan Djaja yang berbeda jauh dari Dadang Priyatna yang mengaku telah dimintai sejumlah uang oleh Djaja dengan mengatasnamakan Rano Karno.


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

Tak hanya itu, Rano pun menolak pernyataan eks pegawai PT Bali Pacific Pragama (BPP), Ferdy Prawiradireja yang disebut-telah menyerahkan uang sebesar 1,5 miliar dengan menggunakan mata uang rupiah dalam sebuah tas kertas (paper bag).

Dihadapan sejumlah wartawan di DPR, Rano Karno menjelaskan perkara 7,5 miliar terkait penyelenggaraan pilkada Banten pada 2011.

Dia mengaku tak pernah melihat bentuk fisik bantuan keuangan dari TCW dalam rangka pemenangan pilkada Banten saat dirinya berpasangan dengan Ratu Atut Chosiyah.

"Seluruh lalu lintas keuangan diatur oleh Agus Uban dan pertanggungjawaban penggunaannya dilaporkan langsung oleh Agus Uban kepada Saudara Wawan selaku Ketua Tim Pemenangan,” ujar Rano di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

“Saya hanya dilapori soal jumlah alat peraga kampanye yang dibutuhkan, skema pendistribusian, dan rencana anggarannya," pungkasnya.

Diketahui dalam persidangan Senin lalu majelis hakim ikut mengonfirmasi keterangan Rano pada saksi Yayah Rodiyah saat berkunjung ke kediaman Rano Karno.

Yayah mengaku tak pernah melihat terjadinya penyerahan uang kepada Rano dalam pertemuan tersebut. Yayah mengaku hanya menyerahkan uang kebutuhan pilkada Banten itu pada Agus Uban, salah satu anggota tim pemenangan yang dikomandoi TCW.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia