logo


Ketua DPR Sebut RUU Ketahanan Keluarga Terlau Intervensi Rumah Tangga

Puan Maharani memberikan kritikan soal RUU Ketahanan Keluarga

24 Februari 2020 22:07 WIB

Puan Maharani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/12)
Puan Maharani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/12) Dok. Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR, Puan Maharani, menyebut pasal-pasal pada draf RUU Ketahanan Keluarga terlalu mengintervensi ranah privat rumah tangga.

"Yang saya lihat dari draf yang ada itu memang ada pasal-pasal yang terlalu mengintervensi ranah privat, rumah tangga," kata Puan di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/2).

Namun, Puan tidak bisa memutuskan untuk membatalkan draf RUU tersebut karena setiap anggota DPR memiliki hak untuk mengusulkan RUU.


Soal RUU Ketahanan Keluarga, Bamsoet Yakin Tidak Akan Dilanjutkan

"Namun kan saya tidak bisa bicara secara langsung apakah itu perlu atau tidak perlu," jelasnya.

Ia meminta masyarakat untuk memberikan masyarakat untuk memberikan masukan terkait pasal-pasal dalam RUU tersebut.

"Jadi, masyarakat saya mengimbau agar untuk bisa melihat secara profesional, apakah kemudian UU tersebut perlu diteruskan atau tidak diteruskan," tutur Puan.

"Karena kita pun juga harus ingat bahwa kita terdiri dari berbagai suku bangsa, berbagai budaya, berbagai agama, tentu saja ranah privat itu tidak bisa dibikin menjadi satu, satu tempat yang semuanya kemudian harus setuju," imbuh Puan.

Prabowo Disebut Capres 2024 Terkuat, Puan: Sudah Berkali-kali Ikut

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata