logo


Selalu Pakai Turban, Ngabalin: Karena Kemauan Orang Tua

Cerita Ngabalin yang selalu memakai turban karena menunjukan kebesaran orang tua dan agama

23 Februari 2020 10:59 WIB

Ali Ngabalin
Ali Ngabalin Tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menceritakan alasannya selalu memakai topi putih. Ia menyebut topi tersebut adalah turban yang menjadi simbol kebesaran orang tua dan agama.

"Turban ini ada dalamnya topi songkok tobone. Topi yang sering dipakai dalam acara-acara budaya di kampung, di Bugis. Ada topi Bugis kemudian pakai sorban Yaman," ujar Ngabalin dalam acara talkshow Q&A yang bertajuk 'Gombalin Ngabalin' yang tayang di Metro TV, Minggu (16/2/2020).

Ia pun menceritakan bahwa orang tuanya selalu meminta Ngabalin memakai topi tersebut dalam setiap kesempatan.


Soal Pemulangan Eks ISIS, Ngabalin: Pemerintah Itu Tidak Punya Niat

"Karena kemauan orang tua itu harus diikuti. Iya, ayahku minta supaya saya selalu begini. Pak Jusuf Kalla mengingatkan saya waktu masuk DPR RI untuk 'Jangan buka topimu, Ali," kenang Ngabalin.

Ia juga menceritakan awal mula menggunakan turban tersebut yaitu ketika ia masih di pondok pesantren. Ia dikasih topi oleh kyainya pada Jumat malam kemudian dimandikan dan dibacakan doa-doa.

"Tetapi tidak semata-mata untuk bisa menyombongkan diri. Ini adalah simbol. Sekaligus menjaga diri bahwa di kepala saya ini ada simbol kebesaran orang tua dan agama," jelasnnya.

Kartu Pra Kerja Siap Diluncurkan, Moeldoko: Jangan Ada Kursus-kursus Kaki Lima

Halaman: