logo


Polisi Tetapkan Pembina Pramuka Jadi Tersangka Insiden Susur Sungai di Turi

Pembina Pramuka sekaligus guru olahraga SMP N 1 Turi ditetapkan sebagai tersangka

23 Februari 2020 04:58 WIB

Koordinasi Tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban susur sungai anggota pramuka SMPN 1 Turi pada Sabtu (22/2/2020) pagi (Polda DIY)\n\n\n
Koordinasi Tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban susur sungai anggota pramuka SMPN 1 Turi pada Sabtu (22/2/2020) pagi (Polda DIY) istemewa

SLEMAN, JITUNEWS.COM- Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Yuliyanto menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan satu tersangka dalam insiden meninggalnya siswa SMP N 1 Turi yang terbawa arus saat susur sungai pada Jumat (21/2/2020).

"Kita sudah menaikkan status salah satu dari para saksi dengan inisial IYA menjadi tersangka," kata Yuliyanto di halaman Puskesmas Turi, Sleman, Sabtu (22/2/2020).

Yuliyanto menjelaskan bahwa IYA merupakan seorang pembina pramuka dan juga sekaligus guru olahraga yang ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara. Ia di duga melanggar Pasal 359 KUHP karena kelalainnya menyebabkan orang lain meninggal dunia. Ia juga terjerat Pasal 360 yang menyebutkan kelalaiannya menyebabkan orang luka-luka.


9 Siswa Meninggal Saat Susur Sungai, Kepsek: Saya Kepsek Baru, Tidak Tahu Program Itu

"Ancamannya masing-masing (pasal) lima tahun (kurungan)," ujar Yuliyanto.

Yuliyanto mengungkapkan bahwa jumlah tersangka kemungkinan bisa bertambah, seiring dengan pemeriksaan yang sampai saat ini masih berlanjut.

 

Sesalkan Insiden Tewasnya Siswa SMP Turi, Mensos: Ya Ini Konyol

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati