logo


Sesalkan Insiden Tewasnya Siswa SMP Turi, Mensos: Ya Ini Konyol

Mensos Juliari Batubara menyayangkan kegiatan sekolah dilakukan di waktu yang tidak tepat

22 Februari 2020 16:58 WIB

juliari peter batubara
juliari peter batubara Jitunews/denys

SLEMAN, JITUNEWS.COM- Menteri Sosial Juliari Batubara menyayangkan insiden susur sungai yang menyebabkan 9 siswa SMP N 1 Turi meninggal dunia. Ia menilai pihak sekolah sangat teledor karena menyelenggarakan kegiatan di waktu yang tidak tepat.

"Ya ini konyol, kegiatan di luar sekolah dilakukan di tempat dan waktu yang tidak tepat," kata Mensos saat meninjau posko SAR Gabungan di Wonokerto, Turi, Sleman, Sabtu (22/2/2020).

Meski demikian, Mensos menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan santunan pada keluarga yang anaknya meninggal terbawa arus di Sungai Sempor.


Tragedi Susur Sungai di Yogya, Begini Respon Gubernur DIY

"Untuk ahli waris korban meninggal akan kami berikan santunan Rp 15 juta per orang, kemudian untuk biaya pengobatan korban yang terluka juga akan kami berikan," kata Juliari.

Sementara Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Yuliyanto menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa enam orang dari pihak sekolah.

9 Siswa Meninggal Saat Susur Sungai, Kepsek: Saya Kepsek Baru, Tidak Tahu Program Itu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati