logo


Tragedi Susur Sungai di Yogya, Begini Respon Gubernur DIY

“Ini musim hujan, jangan lakukan aktivitas dan berdekatan dengan sungai, apalagi menyusuri sungai. Itu jelas sangat berbahaya,” kata Sri Sultan Hamengku Buwono X.

22 Februari 2020 13:00 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X
Sri Sultan Hamengku Buwono X radarjogja

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebanyak 249 siswa yang mengikuti kegiatan susur sungai di Kali Sempor, Turi, Donokerto, Sleman, Jumat (21/2) terbawa arus sungai yang tiba-tiba meluap. Tercatat setidaknya 7 siswa meninggal dan 3 lainnya masih belum ditemukan.

Insiden tersebut langsung mendapat respon dari berbagai pihak, tak terkecuali Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Saya ikut berduka cita atas meninggalnya beberapa anak SMPN 1 Turi atas musibah pada waktu aktivitas susuri sungai. Saya prihatin kenapa justru pada waktu musim hujan ada aktivitas untuk menyusuri sungai,” ujar Sultan saat memantau langsung penanganan insiden tersebut di SMPN 1 Turi, seperti dilansir Humas Pemda DIY, Sabtu (22/2) dini hari.


Bingung Malam Minggu Mau ke Mana? Yuk Dateng ke Fashion Desire di Melly Glow Jogja

Untuk mencegah insiden serupa terulang kembali, ia mengeluarkan larangan bagi masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan di sekitar sungai pada musim hujan.

“Ini musim hujan, jangan lakukan aktivitas dan berdekatan dengan sungai, apalagi menyusuri sungai. Itu jelas sangat berbahaya,” kata dia.

“Aktivitas kelompok masyarakat, aktivitas organisasi lain, hindarilah musim hujan ini punya aktivitas menyusuri sungai untuk kejadian ini tak terulang lagi,” kata dia.

Sultan juga meminta pihak SMPN 1 Turi untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Saya mohon pimpinan sekolah bisa bertanggung jawab atas musibah ini,” ujarnya.

 

Di Desa Ini, Jangan Harap Bisa Tidur di Atas Kasur

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia