logo


KPK Buka Peluang Lanjutkan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi yang Dihentikan

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyatakan akan melanjutkan penyelidikan 36 kasus korupsi lewat mekanisme penyelidikan terbuka.

22 Februari 2020 10:15 WIB

Pimpinan KPK Alexander Marwata
Pimpinan KPK Alexander Marwata kumparan.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menegaskan bahwa penghentian 36 perkara tahap penyelidikan kasus korupsi dapat kembali dilanjutkan jika KPK mendapat informasi lebih lanjut. Oleh karena itu, ia meminta persoalan ini untuk tidak diributkan.

"Kalau kita nanti dapat informasi lebih lanjut, ini bisa kita buka lagi. Sementara kita simpan dulu file proses penyelidikan, tetapi nanti kalau ada laporan masyarakat masuk lagi, masih berkaitan dengan proses penyelidikan, ya kita buka lagi," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020).

Ia menjelaskan bahwa penyelidikan sejumlah kasus korupsi tersebut terpaksa diberhentikan untuk sementara lantaran berkas perkara yang tidak memenuhi barang bukti. Kendati demikian, ia mengatakan pihak KPK akan melanjutkan upaya melalui mekanisme penyelidikan terbuka.


Orator Aksi 212 Tuding Ahok Terlibat Korupsi, Kementerian BUMN: Kita Anggap Orang Nuduh Bisa Apa Saja

"Kita [pimpinan] baca kita bahas itu tadi. Disposisinya bisa 'oke setuju' atau 'kita upayakan lewat mekanisme penyelidikan terbuka', kalau itu dimungkinkan kalau informasi yang diperoleh selama proses penyelidikan sebelumnya itu cukup untuk dilakukan penyelidikan terbuka," ujarnya.

"Kalau kasus penyelidikan terbuka belum ada yang kita hentikan. Apa bisa dihentikan? Bisa saja, mungkin dari evaluasi dari keterangan saksi-saksi yang kita undang dan dokumen kita kumpulkan ternyata tidak cukup bukti untuk naik ke proses penyidikan," ujarnya.

Marwan Batubara Ungkap Sosok Dibalik Suksesnya Ahok Lolos dari Kasus Korupsi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia