logo


Mahfud MD Sebut Teritori Natuna dan Papua Terancam

Mahfud MD menjelaskan dua wilayah tersebut rentan dengan ancaman klaim pihak asing.

21 Februari 2020 16:16 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD voi.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Polhukam Mahfud Md menyebut bahwa wilayah Natuna dan Papua merupakan dua wilayah yang rawan akan ancaman kedaulatan teritori oleh pihak asing. Hal tersebut mengacu pada hasil analisis yang dijelaskan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kepadanya sewaktu menggelar rapat koordinasi khusus (rakorsus) di Kemenko Polhukam.

"Jangan ada pecahan ideologi dan jangan ada pecahan teritori. Nah itulah sebabnya agar kita menjaga laut kita yang merupakan teritori, yang sekaligus menjangkau hak berdaulat. Nanti kita lihat adakah bentuk teritori," kata Mahfud di Markas Bakamla, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

"Ada dua yang paling menonjol sekarang ini dasar informasi atau hasil analisis Menteri Pertahanan yang disampaikan di dalam rapat kemarin," sambung Mahfud.


Dukung Aksi 212, Mahfud MD: Demonstrasi Itu Tidak Bisa Dilarang

Mahfud menjelaskan laut Natuna sebelah utara dan selatan sering mendapat ancaman klaim dari China, dimana perairan tersebut merupakan wilayah China sejak ribuan tahun lalu.

"Ancaman pertama adalah laut Natuna utara atau laut China selatan. karena di situ ada klaim dari China yang di dalam kode internasional tidak ada ya itu klaim hak sejarah dan hak tradisional yang katanya ribuan tahun lalu perairan China sudah tidak sah mencari ikan di laut China selatan. Meskipun hukum internasional tidak diakui wilayah perairan China," jelasnya.

Apresiasi Aksi 212, Mahfud MD: Bagus, Saya Dukung

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia