logo


Maraknya Kasus Korupsi di Indonesia, Habib Muhsin: Tidak Boleh Diam

Ketua Forum Habaib Jakarta, Habib Muhsin bin Zaid Al Attas meminta massa aksi 212 untuk tak tinggal diam terhadap kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.

21 Februari 2020 15:49 WIB

Aksi 212
Aksi 212 dokmunetasi jitunews.com/khairul anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Forum Habaib Jakarta, Habib Muhsin bin Zaid Al Attas meminta kepada massa aksi 212 untuk tidak diam terhadap berbagai kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.

Diketahui aksi 212 yang bertemakan ‘Berantas Mega Korupsi, Selamatkan NKRI’ ini menuntut pemerintah untuk segera mengusut tuntas kasus mega korupsi Jiwasraya, Asabri dan Pelindo. Aksi 212 ini juga menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Kita harus menjadi saksi, kita tidak boleh diam sebagai rakyat Indonesia,” ujarnya saat berorasi di hadapan massa aksi 212 di Bunderan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (21/2/2020).


Apresiasi Aksi 212, Mahfud MD: Bagus, Saya Dukung

Dia menegaskan para koruptor di Indonesia seharusnya dihukum gantung karena karena atas tindakannya telah membuat sengsara rakyat.

“Setuju atau tidak kalau koruptor di gantung mati,” tanya Habib Muhsin bin Zaid Al Attas kepada massa aksi.

“Setuju!!!!!!,” ujar serentak massa aksi.

Menurutnya apabila pemerintah tidak bisa memberikan hukuman yang tegas kepada koruptor, maka alangkah baiknya persoalan tersebut diserahkan kepada rakyat.

“Kalau hukum tidak bisa ditegakkan untuk koruptor, kalau KPK tidak bisa memberikan efek jera kepada Koruptor. Bagaimana kalau rakyat yang memberikan hukuman,” pungkasnya.

Aksi FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 Dimulai di Bundaran Patung Kuda

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia