logo


IDI Sebut Korban Meninggal Bukan Murni Karena Virus Corona

IDI menyebut korban meninggal sudah sakit terlebih dahulu lalu terinfeksi virus corona

21 Februari 2020 11:52 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih, menyebut pasien yang meninggal tidak murni karena virus corona atau Covid-19.

Daeng mengatakan bahwa mereka meninggal karena ada penyakit pendamping.

"Kasus meninggal mayoritas bukan murni karena virusnya, tapi karena kondisi komorbid yaitu penyakit pendamping. Dia sudah punya sakit kemudian terinfeksi virus karena punya sakit, daya tahan tubuh rendah, masuk, sakit jadi tambah parah," kata Daeng di Jakarta, seperti dilansir dari Tempo, Jumat (21/2).


4 WNI di Kapal Diamond Princess Positif Corona, 74 Lainnya Akan Dikarantina

Ia menyebut persentase kematian yang disebabkan virus corona lebih rendah dibanding MERS atau H5N1 (flu burung).

"Meskipun tingkat keganasannya jauh lebih rendah dari virus-virus yang terdahulu, virus ini tingkat penyebarannya sangat cepat. Ini kabar tidak enaknya makanya belum beberapa bulan sudah 75.000," kata Daeng.

Kemenkes Nyatakan WNI dari Wuhan Negatif Corona, IDI: Tolonglah Diumumkan Negatifnya Kenapa?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata