logo


Dinilai Merusak Cagar Budaya, Perkumpulan Arkeolog Minta Formula E di Monas Dibatalkan

Perkumpulan Arkeolog meminta Formula E di Monas dibatalkan

21 Februari 2020 11:20 WIB

Monas sebelum dan saat proses revitalisasi
Monas sebelum dan saat proses revitalisasi kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Wiwin Djuwita Ramelan menyatakan pihaknya akan terus mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membatalkan penyelenggaraan Formula E di Kawasan Monas.

"Mendesak agar Komisi Pegarah Situs Cagar Budaya Lapangan Merdeka Monumen Nasional membatalkan izin pelaksanaan balap mobil Formula E di dalam area Situs Cagar Budaya," kata Wiwin dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (20/2/2020).

Ia juga menjelaskan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya menyebutkan  bahwa revitalisasi memperhatikan tata ruang, tata letak, fungsi sosial dan lanskap budaya asli. Selain itu dilarang mengubah fungsi ruang situs cagar budaya nasional kecuali izin Mendikbud.


Status Katulampa Waspada, Anies Imbau Warganya Pantau Melalui JAKI

"Di Pasal 86 pemanfaatan yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan wajib didahului dengan kajian, penelitian, dan, atau analisis mengenai dampak lingkungan," ujar Wiwin.

Dikhawatirkan menyebabkan kerusakan yang lebih besar, IAAI terus mendesak Pemprov DKI menghentikan proses pembongkaran di Kawasan Monas.

Diguyur Hujan Seharian, Anies: Alhamdulillah, Jakarta Hari Ini Relatif Terkendali

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati