logo


Polemik Orang kaya Nikahin Orang Miskin, Muhadjir: Itu Anjuran Bukan Kewajiban

Menko PMK menilai pernikahan orang kaya dan orang miskin akan memutus tali kemiskinan

21 Februari 2020 09:00 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengusulkan agar Kemenag mengeluarkan fatwa orang kaya menikah dengan orang miskin. Hal tersebut dinilai akan memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Namun ternyata usulan tersebut membuat masyarakat menjadi gaduh.

"Mbok disaranakan sekarang dibikin, Pak Menteri Agama ada fatwa, yang miskin wajib cari yang kaya, yang kaya cari yang miskin," kata Muhadjir dalam sambutannya di acara Rapat Kerja Kesehatan Nasional di JIExpo, Kamis (20/2/2020).

Muhadjir menyampaikan bahwa pernyataan tersebut hanyalah saran untuk memutus rantai kemiskinan. Bisa ditolak ataupun diterima.


Diminta Keluarkan Fatwa Orang Kaya Nikahin Orang Miskin, Kemenag: Tidak Perlu!

"Itu kan intermezzo. Fatwa kan bahasa arabnya anjuran. Anjuran, saran," ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa usulan tersebut tidak bersifat wajib. "Mana ada anjuran mengikat? Jangan seolah dipelesetkan jadi wajib," pungkasnya.

Usulan Si Kaya Nikahi Si Miskin, Ridwan Kamil: Tapi Kalau Enggak Cinta?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati