logo


Saham Telkom Anjlok Usai Disentil Erick, Komisi IV Beri Peringatan

Komisi IV meminta Erick Thohir untuk lebih halus dalam memperlakukan BUMN

20 Februari 2020 19:00 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPR Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti A.N Anam mengkritik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang menyatakan ‘mending tak ada Telkom’ beberapa waktu lalu.

Sebab, pernyataan itu membuat kinerja saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) atau Telkom menjadi jeblok.

"Harapan kami lakukan lebih smooth, ada satu pernyataan yang bilang "mendingan ga ada Telkom". Bayangkan Pak itu kata-kata Bapak rontokkan saham Telkom. Sejak Bapak sampaikan itu sahamnya turun 2,3% terus besoknya 2,4%. Ini kan dampaknya besar Pak," ujar Mufti dalam rapat kerja Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR, Kamis (20/2).


Data Promosi Investasi RI Tak Lengkap, Bahlil Lahadalia Mengeluh

Mendengar hal itu, Erick menyebut dirinya tak bermaksud untuk mendiskreditkan Telkom. Sebagai menteri, ia merasa perlunya penyesuaian bisnis Telkom sejalan dengan perkembangan teknologi.

"Karena itu saya bicara bukan diskreditkan Telkom atau BUMN lain tapi saya pacu mereka inovasi dan kalau ada senggolan dan dipanggil DPR bisa kadi percepatan bisnis model dari old jadi new," jelas Erick.

Sebelumnya, Erick menyampaikan hal tersebut dalam kesempatan program magang BUMN pekan lalu di Assembly Hall, Menara Mandiri, Rabu (12/2/2020)

Faktanya, keesokan harinya harga saham TLKM turun 2,36% pada Kamis (13/2/2020) dan terkoreksi 2,41% pada Jumat (14/2/2020).

Sebut Antar Pasal di RUU Omnibus Law Tak Sinkron, DPR: Banyak Kepentingan dan Hal yang Saling Bertabrakan

Halaman: 
Penulis : Iskandar