logo


Jokowi ke Pejabat Pemerintah Daerah: Jangan Sampai Dinas Keuangan Menyimpan Uang di Bank

Jokowi meminta dana alokasi khusus dan alokasi umum yang ditransfer oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk segera didistribusikan sesuai rencana kebutuhan.

20 Februari 2020 14:15 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Instagram setkab

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh pejabat pemerintah daerah di Indonesia untuk tidak menyimpan dana dalam jumlah besar di dalam bank. Jokowi meminta dana alokasi khusus dan alokasi umum yang ditransfer oleh pemerintah pusat untuk segera didistribusikan untuk kegiatan dan pembangunan di wilayah masing-masing.

"Perlu saya ingatkan, karena di sini hadir gubernur, bupati, wali kota, pada November dan Oktober 2019 lalu, uang yang berada di bank-bank daerah masih pada angka Rp220 triliun. Gede banget angka ini sehingga tidak mempengaruhi ekonomi daerah," ujar Jokowi dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2020 di Jakarta, Kamis (20/2).

Untuk itu, Jokowi meminta agar uang tersebut dapat didistribusikan kepada masyarakat lewat program-program yang produktif sehingga dana dapat segera diputar untuk meningkatkan perekonomian daerah. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat juga akan ikut terdongkrak.


4 WNI Positif Virus Corona, Jokowi: Selalu Memantau

"Ini yang gubernur, bupati, wali kota harus sadar. Jangan sampai dinas keuangan menyimpan uang di bank sebanyak ini. Jangan sampai terulang di 2020," tegas presiden.

Soal RUU Omnibus Law, Jokowi: Masyarakat Bisa Memberikan Masukan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia