logo


Wacana Sertifikasi Khatib, PBNU: Sah-sah Saja Tetapi Jangan Mengekang Dakwah

Wapres Ma'ruf Amin berencana melakukan sertfikasi khatib untuk mencegah radikalisme

19 Februari 2020 09:19 WIB

Wakil Presiden Maruf amin pada acara Apresiasi dan Penganugrahan Zona Integritas menuju WBK /WBBM 2019
Wakil Presiden Maruf amin pada acara Apresiasi dan Penganugrahan Zona Integritas menuju WBK /WBBM 2019 Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Presiden Ma'ruf Amin berencana mengeluarkan sertifikat khatib agar penceramah bisa mengajarkan nilai-nilai Islam yang Rahmatan lil alamin dan membuat ketentraman dalam beragama.

Wakil Sekretaris Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdatul Ulanma (PBNU), Saifullah Amin menanggapi keinginan Wapres Maa'ruf Amin. Menurutnya sertifikasi khatib tersebut boleh asalkan tidak mengekang seseorang dalam berdakwah.

"Mungkin sah-sah saja untuk kebutuhan pada level tertentu seseorang harus memiliki sertifikasi A, B, C, dan seterusnya, tetapi tidak bisa kalau sertifikasi itu dijadikan alat untuk membatasi atau mengekang dakwah," kata Saifullah di Jakarta, Selasa (18/2/2020).


Kabar Baik! Pemerintah RI Akan Tutup 8.683 Tambang Ilegal

Meskipun terkadang ada pendakwah yang belum sesuai dengan kapasitasnya. Namun menurutnya hal tersebut belum mendesak. Mengingat selama ini tidak ada masalah dalam berdakwah di masyarakat.

"Pemerintah jangan sampai membatasi dakwah selama itu bisa membuat masyarakat tentram dengan nilai-nilai yang Islam yang rahmatan lil alamin," pungkasnya.

Soal Kepuasan Masyarakat Terhadap Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko: Bukan Superman

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati