logo


Ada Salah Ketik di Omnibus Law, Mahfud: Nanti Diperbaiki

Mahfud menegaskan kesalahan ketik 'PP bisa mengubah UU' akan segera diubah

19 Februari 2020 05:45 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi soal salah ketik pada Pasal 17 RUU Cipta Kerja ke DPR. Ia menegaskan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) tidak dapat mengubah Undang-Undang (UU).

Mahfud mengatakan bahwa persoalan salah ketik sudah dibahas dan akan segera diperbaiki.

"Sudah, sudah dibahas tadi itu, nanti diperbaiki di DPR. Pokoknya prinsipnya tidak boleh ada PP bisa mengubah Undang-Undang. Itu bisa ketentuan lebih lanjut dari pasal 169 itu diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah atau Kepres atau apa itu namanya atribusi atau delegasi perundang-undangan," kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (18/2).


Maklumi Salah Ketik Pasal Omnibus Law, DPR: Yang Ngerjain kan Masih Manusia, Bukan Mesin

Ia mengatakan bahwa salah ketik terkait 'PP bisa mengubah UU' harus diperbaiki.

"Tapi tidak boleh PP itu menghapus atau mengganti undang-undang itu prinsipnya. Soal itu salah ketik atau apa gitu itu harus diperbaiki pokoknya," tegasnya.

Ia juga membantah jika RUU Cipta Kerja ada banyak kesalahan. Mahfud mengatakan bahwa kesalahan hanya ada satu pada kesalahan ketik.

"Dimana kok banyak? Tidak ada banyak cuma satu. Kalau yang salah ketik ini cuma ada satu kan, kalau yang dianggap bermasalah itu soal beda pendapat soal aspirasi itu nanti dibahas di DPR. Yang salah itu emang pasal 170 dan harus diperbaiki. Tetapi yang lain itu bukan kesalahan tapi orang beda pendapat kalau beda pendapat diperdebatkan di DPR," imbuh Mahfud.

DPR Minta Persoalan Salah Ketik RUU Omnibus Law Jangan Dibesar-besarkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata