logo


Sri Mulyani Ancam Bakal Tarik Suntikan Modal ke BPJS Kesehatan

Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menarik suntikan modal dari BPJS Kesehatan jika DPR membatalkan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

18 Februari 2020 16:15 WIB

Menkeu, Sri Mulyani
Menkeu, Sri Mulyani Kemenkeu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menarik kembali suntikan modal senilai Rp 13.5 T dari BPJS Kesehatan jika DPR meminta Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan dibatalkan. Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat dengan DPR, Selasa (18/2).

"Tidak masalah kita melakukan itu (batalkan Perpres 75/2019). Kalau bapak-bapak (anggota DPR) minta dibatalkan. Artinya Kementerian Keuangan yang sudah transfer Rp13,5 triliun pada 2019 lalu, saya tarik kembali," tegas Sri Mulyani.

Jika suntikan modal tersebut ditarik, BPJS Kesehatan akan kembali berada dalam posisi defisit sebesar Rp 32 Triliun, lantaran pada tahun 2017, tercatat BPJS mengalami defisit 13.5 triliun, kemudian menjadi Rp 19 triliun pada tahun 2018 dan diperkirakan defisit keuangannya meningkat pada tahun 2019 menjadi Rp 32 triliun.


Gerindra Sebut Omnibus Law Ingin Ambil Alih Fungsi Legislatif

Kementerian Keuangan sendiri selalu menyuntikkan modal kepada BPJS untuk menekan jumlah defisit yang mereka alami.

"Semua rakyat masuk ke rumah sakit. Tetapi ini butuh biaya dan kenyataannya, sistem BPJS Kesehatan kita tidak mampu memenuhi kewajiban dari sisi pembayaran," imbuh dia.

Kekeh Naikan Iuran BPJS, Sri Mulyani: Ini Sudah Sangat Kronis

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia