logo


Prabowo dan Sri Mulyani Jadi Menteri Terbaik, Begini Tanggapan Adjeng Ratna Suminar

Hasil survei dari Indo Barometer baru memotret 100 hari kerja para pembantu Presiden Joko Widodo tersebut.

18 Februari 2020 15:30 WIB

Adjeng Ratna Suminar
Adjeng Ratna Suminar Dok. Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Anggota DPR RI Adjeng Ratna Suminar punya pendapat soal hasil survei yang menunjukkan bahwa Prabowo Subianto jadi menteri dengan kinerja paling baik di antara menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.

Menurut Adjeng yang juga Ketua Ikatan Alumni Lemhanas RI PPRA ke-41 ini, hasil survei dari Indo Barometer baru memotret 100 hari kerja para pembantu Presiden Joko Widodo tersebut. Sementara kerja kabinet masih panjang hingga lebih dari 4 tahun mendatang.

Munculnya nama Prabowo di posisi wahid dalam soal kinerja para menteri setidaknya menunjukkan bahwa Presiden sudah tepat memilih Prabowo sebagai menteri pertahanan karena Prabowo sangat paham di bidang itu.


Jadi Menteri Terpopuler dengan Kinerja Terbaik, Begini Tanggapan Prabowo

Apalagi Prabowo yang merupakan mantan calon presiden itu sosoknya sudah sangat dikenal oleh publik.

"Beliau (Prabowo) memang pas sekali pada posisi saat ini sebagai menteri pertahanan," ujar Adjeng kepada Jitunews.com, Selasa (18/2).

Sebelumnya diketahui, Prabowo Subianto berada di posisi pertama dalam kategori 'menteri yang kinerjanya bagus' dengan persentase 26,8%. Prabowo mengungguli Sri Mulyani yang berada di posisi kedua dengan persentase 13,9%.

Posisi kedua yang diisi Sri Mulyani juga tak lepas dari kelihaian Sri Mulyani di bidang keuangan yang telah diakui dunia. Pengalaman panjang Sri Mulyani sebagai menteri keuangan di era 2 presiden baik SBY maupun Joko Widodo membuat publik sangat mengenal Guru Besar Universitas Indonesia tersebut.

Sementara Erick Thohir yang muncul juga namanya di jajaran menteri terbaik Jokowi itu juga tak asing lagi di bidang ekonomi. Wajar jika Erick dinilai mampu mengurusi BUMN karena Erick memang punya segudang prestasi di dunia usaha.

"Meski begitu, saya ingatkan kepada para menteri bahwa pekerjaan kita masih panjang dalam membantu Presiden Joko Widodo. Tetap selalu bekerja baik dan berjuang untuk bangsa dan negara," pungkas Adjeng.

Ada satu nama menteri lagi yang kerap menghiasi pemberitaan, dialah mantan bos Gojek, Nadiem Makarim. Hasil Survei Indobarometer, Nadiem adalah menteri dengan cara kerja paling efektif dan efisien di Kabinet Indonesia Maju mengungguli pembantu-pembantu Presiden Joko Widodo lainnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia ini mendapat persentase 31 persen dari variabel kinerja menteri terbaik yang diukur dari cara kerja efektif dan efisien.

Meski begitu, ia tidak mampu masuk dalam 3 teratas menteri dengan kinerja paling baik. Menurut Adjeng, Nadiem memang tidak diragukan lagi dalam kapasitasnya sebagai seorang CEO sebuah perusahaan besar, namun Nadiem memang lebih tepat bila bukan pada posisi menteri pendidikan.

"Nadiem memang berhasil di dunia usaha, namun mungkin jadi mentri di tempat yang lain akan lebih cocok," imbuh Adjeng.

Prabowo Menteri Terbaik, PDIP: Jokowi Orang yang Selalu Tepat

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan