logo


Tak Terima Dilaporkan ke KPK, Edy Rahmayadi: Mencemarkan Nama Baik

Enam warga Sumut melaporkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi ke KPK pada Kamis (13/2) lalu terkait persoalan lahan.

18 Februari 2020 12:00 WIB

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. bola.net

MEDAN, JITUNEWS.COM - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, mengaku tak terima setelah 6 warganya ke KPK terkait permasalahan lahan di Sumatera Utara. Edy menilai tindakan keenam orang tersebut telah mencemarkan nama baiknya.

"Berarti mencemarkan nama baik, sudah pasti itu mencemarkan nama baik," kata Edy, Senin (17/2).

Mantan Ketum PSSI tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya akan melaporkan balik orang-orang tersebut ke polisi, lantaran kasus tersebut menjadi viral di media sosial. Kendati demikian, ia akan mempelajari dulu terkait persoalan pelaporan itu.


Kuasa Hukum Sebut Wahyu Setiawan Kembalikan Uang Hasil Suap

"Kita laporkan balik berarti. Ya, tunggu dulu lah, saya baca dululah medsos," katanya.

Selain Edy, keenam warga yang diketahui bernama Saharuddin, Sahat Simatupang, Muhammad Arief Tampubolon, Timbul Manurung, Lomlom Suwondo, dan Burhanuddin Rajagukguk, juga melaporkan sejumlah tokoh lain seperti mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Mantan Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono, Dirut PTPN 2 Mohammad Abdul Ghani, Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Cari Harun Masiku dengan Ilmu Supranatural, KPK Beri Respons Positif

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia