logo


Soal SBY Melipir Karena Takut Masuk Kota Kediri, Ini Kata Demokrat

Imam Mubarok menyebut SBY takut masuk kota Kediri dan memilih lewat pinggiran

18 Februari 2020 10:45 WIB

 Semua Foto di dalam artikel ini diupload oleh penulis 'Suara Kita'. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap dampak yang mungkin timbul dari pengunggahan foto-foto tersebut.
Semua Foto di dalam artikel ini diupload oleh penulis 'Suara Kita'. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap dampak yang mungkin timbul dari pengunggahan foto-foto tersebut.

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Demokrat menanggapi pernyataan Budayawan Kediri, Imam Mubarok, yang menyebut Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melipir dan tidak lewat kota ketika berkunjung ke Kediri.

kata Kadiv Hukum dan Advokasi DPP PD, Ferdinand Hutahaean, menyebut ucapan Imam Mubarok itu tidak benar. Ferdinand membantah jika SBY takut lewat Kediri terkait adanya mitos 'lengser'.

"Tidak benar kalau disebut melipir apalagi takut, tidak benar itu dan hanya persepsi saja," Ferdinand kepada wartawan, Selasa (18/1).


Pramono Anung Larang Jokowi ke Kediri, Politisi Gerindra: Dia Masih Percaya Pada Klenik

Ferdinand mengatakan bahwa kunjungan SBY ke Kediri dalam rangka mengunjungi lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Kelud.

"Apa yang disampaikan oleh Imam Mubarok betul Pak SBY di Kediri timur dan jalur yang lebih cepat menuju lokasi pengungsi korban Gunung Kelud memang dari pinggir kota Kediri bagian timur," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa SBY tidak melipir ketika berkunjung ke Kediri. Ferdinand menjelaskan bahwa akses ke lokasi pengungsian lebih cepat lewat pinggiran Kediri bagian timur.

Pernyataannya Jadi Kontroversi, Pramono Anung Klarifikasi: Beritanya Melenceng Jauh

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata