logo


Pernyataannya Jadi Kontroversi, Pramono Anung Klarifikasi: Beritanya Melenceng Jauh

Pramono Anung sebut Presiden Jokowi tidak takut ke Kediri

18 Februari 2020 10:11 WIB

Seskab Pramono Anung.
Seskab Pramono Anung. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Sekretaris Kabinet Pramono Anung memberikan klarifikasi terkait pernyataanya yang melarang Presiden Joko Widodo datang ke Kediri.

"Kalau Bapak Presiden, saya sebagai pembantu Presiden tentunya akan menyampaikan kepada beliau untuk tidak datang. Ini kata-kata ini, untuk tidak datang, ya karena beliau tidak diundang. Mana mau datang? Kemudian waktu itu di-framing beritanya Jokowi takut ke Kediri, kan kita tahu bahwa Presiden kita tidak takut kemana-mana," kata Pramono Anung di Lingkungan Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Sebagai orang asli Kediri, Pramono Anung mengaku bahwa mitos tentang Presiden yang datang ke Kediri akan bernasib buruk memang ada. Namun menurutnya hal tersebut ada penangkalnya.


Pramono Anung Larang Jokowi ke Kediri, Politisi Gerindra: Dia Masih Percaya Pada Klenik

Ia juga menegaskan bahwa Jokowi tidak takut kemana-mana, apalagi ke Kediri,

"Apalagi hanya ke Kediri. Saya melihat berita sudah melenceng jauh dari substansi awal. Saya hanya merespons itu dan beliau secara terbuka mengundang Wapres untuk hadir. Saya ambil bercanda, kalau Pak Wapres diundang kan ada mitos tadi, enggak apa-apa karena beliau tahu penanggalnya karena beliau juga salah satu tokoh NU dan ziarah ke makam itu hal biasa," pungkasnya.

Mitos Presiden 'Lengser' Usai Kunjungi Kediri, PDIP: Bangsa Kita Harus Semakin Rasional

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati