logo


Mensos Sebut Bimtek Bantu PSM Memiliki Standar Kompetensi Minimum

Kementerian Sosial berupaya meningkatkan kapasitas PSM

18 Februari 2020 09:29 WIB

kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tahun 2020 yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Pepen Nazarudin di Kemensos, Jakarta, yang diselenggarakan pada 17-18 Februari 2020
kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tahun 2020 yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Pepen Nazarudin di Kemensos, Jakarta, yang diselenggarakan pada 17-18 Februari 2020 Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara mengatakan bimbingan teknis (bimtek) dasar membantu Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) mengenali jati diri sehingga kerja-kerja layanan sosial yang mereka lakukan menjadi efektif, efisien dan profesional.

PSM sebagai bagian dari Relawan Sosial, berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial adalah seseorang dan/atau kelompok masyarakat, baik yang berlatar belakang pekerjaan sosial maupun bukan berlatar belakang pekerjaan sosial, tetapi melaksanakan kegiatan penyelenggaraan di bidang sosial bukan di Instansi Sosial Pemerintah, atas kehendak sendiri dengan atau tanpa imbalan.

“Apa itu PSM, mengapa ada PSM dibentuk, apa manfaatnya, program-program apa yang tersedia, apa yang harus dilakukannya, dan sebagainya,” kata Juliari dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tahun 2020 yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Pepen Nazarudin di Kemensos, Jakarta, Senin (17/2).


Wujudkan 'Indonesia Ramah Disabilitas', Mensos Dukung Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Mensos mengatakan dalam sambutannya bahwa PSM merupakan SDM yang berbasis sukarela.

Menurut dia, orang-orang dengan latar belakang pendidikan, status sosial, ekonomi, suku dan agama yang berbeda-beda dapat berpartisipasi aktif memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat secara sukarela.

Hal tersebut, katanya, tentu mendukung upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan sosial bagi masyarakat.

Namun demikian, menurutnya, mereka juga perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial melalui pelatihan atau bimbingan teknis.

Mensos Juliari Sebut Pembiayaan KUR Mencapai Rp 761 Miliar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata