logo


Kenang Masa Penahanan Dirinya, Ahok: Kenapa Negara Harus Kalah dari Tekanan Massa?

Ahok mengaku marah saat dirinya dijebloskan ke dalam penjara

17 Februari 2020 20:00 WIB

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani proses administrasi sebelum bebas, Kamis (24/1)
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani proses administrasi sebelum bebas, Kamis (24/1) Instagram @basukibtp

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menceritakan pengalamannya semasa dibui. Ia mengaku kesal terhadap semua orang di masa-masa awal penahanannya.

"Saya memang marah. Kenapa negara harus kalah dari tekanan massa? Saya pikir ini seperti dagelan. Tiba-tiba saja saya dimasukkan ke penjara,” kata Ahok, dikutip dari Instagram tempodotco pada Senin (17/2).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mempertanyakan penahanannya yang saat itu masih aktif memegang jabatan sebagai pimpinan ibu kota. Ia tidak bisa menutupi kemarahannya atas peristiwa tersebut.


Ahok Lebih Jago Tangani Banjir daripada Anies, PDIP: Kenyatannya Seperti Itu

“Mana ada dalam sejarah republik ini ada gubernur aktif dimasukkan ke penjara, kecuali kena operasi tangkap tangan atau jadi maling. Saya tidak terima itu," lanjutnya.

Seperti diketahui, Ahok ditahan di Markas Komando Brimob sejak Mei 2017 sampai Januari 2019 setelah terbelit kasus penistaan agama.

Selama di sel tahanan, Ahok memutuskan untuk menulis kisahnya. Ia mengabadikan kegiatan serta apa yang dirasakan semasa ditahan dalam buku catatan harian.

Virus Corona Bikin Masyarakat Panik, Muhadjir: Tidak Perlu Pakai Masker, Kecuali Punya Duit Banyak

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex