logo


Virus Corona Bikin Masyarakat Panik, Muhadjir: Tidak Perlu Pakai Masker, Kecuali Punya Duit Banyak

Muhadjir heran dengan tindakan masyarakat yang ramai-ramai memborong masker

17 Februari 2020 19:30 WIB

Muhadjir Effendy
Muhadjir Effendy jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyoroti peredaran berita hoaks soal virus corona yang membuat masyarakat menjadi irasional.

Hal itu tampak dari tindakan masyarakat dalam memborong masker demi mengupayakan tak terdampak virus corona. Selain itu, harga masker pun jadi melambung tinggi.

"Berita hoaks atau setengah hoaks hingga menimbulkan suasana chaos, suasana panik, dan membikin masyarakat kita berpikir tidak rasional seperti ramai-ramai memborong masker," ujar Muhadjir, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (17/2).


Harga Masker Melambung, Menkes Terawan: Tidak Perlu Pakai Masker

Menurut Muhadjir, kepanikan masyarakat sengaja dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menaikkan harga masker ke nilai yang kurang wajar.

Padahal merunut anjuran Menteri Kesehatan, lanjut dia, hanya orang sakit dan pekerja di bidang kesehatan yang diharuskan memakai masker.

"Jadi kalau tidak itu ya tidak perlu pakai masker. Kecuali punya duit banyak untuk beli masker karena ini sangat berbahaya untuk kepentingan kita, dalam konteks ekonomi jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan peluang dalam keadaan seperti ini," ujarnya.

Sementara itu Menkes Terawan Agus Putranto menegaskan, sesuai aturan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penggunaan masker hanya berlaku bagi yang sakit dan siapa pun yang bekerja di tempat risiko tinggi seperti rumah sakit dengan penyakit tinggi.

Daya Saing Pariwisata Kalah dari Singapura-Malaysia, Jokowi Tak Puas

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×