logo


Tersesat di Hutan, Jangan Panik, Lakukan Hal ini

Tips bertahan hidup di hutan

17 Februari 2020 14:50 WIB

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bagaimana jadinya jika kamu terpisah dari rombongan saat pergi mendaki gunung, dan tersesat di hutan? Jangan panik. Berikut ini yang harus kamu lakukan untuk dapat bertahan hidup sambil menunggu bantuan datang.

1. Temukan Lokasi Bermalam yang Aman

Hal pertama yang kamu lakukan adalah menemukan tempat untuk mendirikan tenda darurat atau shelter. Pastikan tempat yang kamu pilih sedikit lebih tinggi dari sekitar. Hal ini untuk mencegah kebanjiran jika sewaktu-waktu hujan turun. Pastikan juga tempatmu kering untuk mencegah serangan hipotermia. Hindari terlalu dekat dengan pohon yang lapuk. Selain biasa digunakan untuk tempat bersarang bagi serangga, pohon lapuk bisa sewaktu-waktu patah dan menimpamu.


Manis Seperti Gula Ternyata Bahan Ini dari Kimia, Berbahaya?

2. Api

Kamu memerlukan api untuk membuat makanan, menghangatkan tubuh sekaligus mengusir hewan lain. Beragam cara untuk menyalakan api mulai dari menggesekkan kayu kering, membenturkan dua buah batu, atau kamu juga bisa membuat api dengan baterai 9 volt dan kertas alumunium foil. Caranya? sobek bagian kertas secara memanjang, buatlah bagian tengah kertas lebih tipis dari bagian ujungnya. Lalu tempelkan ujung kertas ke kutub positif dan ujung lain ke kutub negatif. Reaksi listrik yang dihasilkan akan menimbulkan percikan api pada bagian tengah kertas alumunium foil yang tipis tadi.

3. Air

Manusia bisa bertahan lebih dari seminggu tanpa makanan, namun tak dapat bertahan lebih dari empat hari tanpa minum. Setelah menemukan tempat darurat untuk bermalam, sebaiknya kamu mencari sumber air terdekat. Namun, jika tak ingin tersesat lebih dalam lagi, kamu bisa memanfaatkan hujan atau embun pagi hari untuk memanen air. Caranya, ikatkan kain bersih pada pergelangan kakimu, lalu berjalanlah diatas rerumputan dan semak-semak basah.

4. Makan

Jika kamu masih memiliki persediaan makanan, kamu bisa mengkonsumsinya dengan irit. Kalau tidak, kamu bisa berburu hewan di sekitar lokasimu. Tentunya, hal ini membutuhkan pengetahuan dan kemampuan berburu. Kamu bisa membuat tombak dari batang kayu yang diruncingkan untuk berburu ikan, tupai atau hewan apapun yang kamu temui. Jika kamu seorang vegetarian, kamu bisa mencari tumbuhan dan buah yang aman untuk dikonsumsi. Untuk informasi, buah-buahan yang dimakan oleh kera sebagian besar aman untuk manusia.

5. Buat Tanda SOS

Gunakan semua peralatan atau benda apapun untuk mengirim sinyal keberadaanmu. Kamu bisa membuat asap yang tinggi, namun jangan sampai api yang terlalu besar membakar semak dan pepohonan sekitar.

Lakukan Hal Ini, Kecoa Tak Akan Datang Lagi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia