logo


Dulu Menolak, Kini Warga Natuna Bersyukur Daerahnya Jadi Karantina

Warga Natuna antusias melepas WNI dari Wuhan yang telah selesai diobservasi

15 Februari 2020 16:47 WIB

WNI asal Wuhan, Hubei, China melakukan aktivitas seperti biasa di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020)
WNI asal Wuhan, Hubei, China melakukan aktivitas seperti biasa di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020) Antara

NATUNA, JITUNEWS.COM- 238 WNI dari Wuhan telah selesai menjalani karantina di Natuna selama 14 hari. Mereka dinyatakan sehat dan akan kembali ke kampung halamannya masing-masing.

Sejumlah warga Natuna berkumpul di sekitar hanggar Lapangan Udara Raden Sadjad Natuna. Mereka melepas kepulangan 238 WNI dengan penuh suka cita dan memberi ucapan selamat karena dinyatakan sehat dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga.

"Hari ini hari terakhir mereka. Kami memberikan ucapan selamat jalan. Selamat berkumpul dengan keluarga," ujar salah seorang warga Natuna, Suprianto di Natuna, Sabtu (15/2/2020).


Indonesia Masih Kebal Virus Corona, Begini Alasannya

Suprianto mengaku dulu sempat khawatir sehingga menolak daerahnya jadi lokasi karantina karena kurangnya informasi. "Yang lalu, kami berdemo jangan dibilang tidak NKRI, tidak ada rasa manusiawi. Itu karena informasi kurang, itulah yang kami rasakan," tambahnya.

Sementara, Bupai Natuna Hamid Rizal merasa bangga daerahnya bisa menjadi lokasi karantina. "Kami bangga, Natuna ditunjuk sebagai tempat observasi. Alhamdulilah semua dalam keadaan sehat," ujar Hamid.

Kemampuan RI Deteksi Virus Corona Diragukan, Terawan Tak Ambil Pusing, "Lihat Saja Sendiri..."

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati