logo


Kepala BPIP Kembali Berulah, Muhammadiyah: Tidak Perlu Terlalu Banyak Pernyataan Kontroversial

Reaksi Muhammadiyah terhadap pernyataan Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang menyebut konstitusi di atas kitab suci.

15 Februari 2020 05:07 WIB

Kepala BPIP Yudian Wahyudi
Kepala BPIP Yudian Wahyudi istemewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyebut agama merupakan musuh Pancasila, Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi kembali mengeluarkan 'statement' yang menghimbau agar semua umat beragama untuk menempatkan konstitusi di atas kitab suci. Alhasil, pernyataan tersebut menyulut beragam reaksi dari sejumlah pihak.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, enggan memberikan kecaman. Ia hanya meminta Yudian Wahyudi untuk fokus dalam melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

"Sebaiknya kepala BPIP fokus melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Tidak perlu terlalu banyak pernyataan yang kontroversial dan kontraproduktif," katanya di Jakarta, 14/2.


Pernyataannya Kembali Jadi Polemik, Kepala BPIP Sebut Konstitusi Harus di Atas Kitab Suci

Abdul Mu'ti menilai pernyataan kontroversial tersebut hanya akan menimbulkan kegaduhan dan reaksi negatif yang sebenarnya tak perlu terjadi.

"Pernyataan kepala BPIP akhir-akhir ini berpotensi menimbulkan reaksi negatif masyarakat terhadap Pancasila dan BPIP sebagai lembaga negara," katanya.

Dalam Berbangsa dan Bernegara, Kepala BPIP Minta Umat Beragama Bergeser dari Kitab Suci ke Konstitusi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex