logo


Cegah Masuknya WNI Eks ISIS Melalui Jalur Tikus, Bamsoet Minta Pengawasan Bandara Diperketat

Pemerintah perlu antisipasi masuknya WNI eks ISIS melalui jalur ilegal

14 Februari 2020 15:03 WIB

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet)
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai pemerintah perlu antisipasi terhadap potensi Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS yang menyelinap masuk ke Indonesia melalui negara bebas visa ataupun jalur ilegal setelah Pemerintah memutuskan menolak pemulangan WNI Eks kombatan ISIS.

Menurutnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk terus memantau pergerakan dari WNI teroris pelintas batas dan WNI eks ISIS yang tersebar di Suriah dan beberapa negara lainnya.

Selain itu, perlu juga memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap seluruh pintu masuk ke Indonesia, seperti di Bandara dan Pelabuhan, khususnya dari negara bebas visa maupun jalur-jalur tikus, guna memberikan dan menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat.


PKS Pertanyakan Nasib WNI Eks ISIS yang Tidak Membakar Paspor di Suriah

“Mengingat kepulangan WNI eks ISIS dikhawatirkan membawa virus terorisme baru bagi masyarakat Indonesia,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Dalam hal ini, Bamsoet juga mendorong BNPT bersama pemerintah untuk terus mengupdate jumlah WNI yang berada di kamp-kamp pengungsian ISIS yang tersebar di Suriah dan beberapa negara lainnya agar didapat data valid tentang jumlah dan identitas WNI yang dianggap terlibat bergabung dengan ISIS.

“Ini dilakukan sebagai langkah pemerintah dalam mendeteksi kemungkinan WNI terduga teroris masuk ke wilayah Indonesia,” tuturnya.

Politisi Partai Golkar ini juga mengatakan Pemerintah perlu untuk dapat menjamin WNI terduga teroris, eks ISIS maupun kelompok teroris lainnya tidak masuk ke wilayah Indonesia.

“Seperti dengan mencabut kewarganegaraan warga Indonesia yang terbukti bergabung dengan ISIS, serta melakukan langkah-langkah pencegahan dalam menghindari paham radikalisme masuk ke Indonesia,” pungkasnya.

1.110 Meninggal Karena Corona, Bamsoet Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Trisna Susilowati
 
×
×