logo


Kalsel dan Sulbar Kelola Bareng Blok Migas Sebuku

Kedua provinsi tersebut akan membentuk satu badan usaha milik daerah khusus kelola Sebuku

26 Maret 2015 14:41 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA  JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengungkapkan, bahwa Pemerintah Pusat telah memutuskan pengelolaan Blok Sebuku dilakukan oleh dua Pemerintah Daerah (Pemda), yakni Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Menurutnya, selama lima tahun terakhir dua Pemda itu memang saling menglaim Blok Sebuku berada dalam kekuasaan wilayah masing-masing. “Telah dicapai satu kesepakatan, blok yang berada di wilayah yang saling bertetangga ini dikelola bersama oleh Kalsel dan Sulbar. Selama ini sulit sekali mempertemukan solusi, karena interest masing-masing. Bertahun-tahun ini jadi isu,” ungkap Sudirman kepada wartawan, Jakarta.

Kedepan, Sudirman mengatakan, kedua provinsi tersebut akan membentuk satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus yang bertugas untuk mengelola participating interest (PI) Blok Sebuku. “BUMD bersama tersebut akan ikut mengelola Blok Sebuku dengan PI sebesar 10 persen, dan kemudian untuk operasinya dikelola oleh kontraktor migas,” tuturnya.

Sebagai informasi, pengelolaan Blok Sebuku saat ini dilakukan oleh Pearl Oil selaku operator, Total E&P Sebuku dan Inpex South Makassar Ltd. Penandatangan kontrak kerja blok ini dilakukan pada 22 September 1997, dan berakhir pada 22 September 2027.

Mantap! Per Februari 2018, 40 KKKS Gunakan Skema Gross Split

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin