logo


Soal Pancasila Musuh Agama, Habiburokhman: Harus Diusut Tuntas Secara Hukum

Pernyataan Ketua BPIP soal musuh Pancasila adalah agama menjadi polemik

14 Februari 2020 09:15 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Twitter @habiburokhman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pernyataan Ketua BPIP, Yudian Wahyudi, soal musuh Pancasila adalah agama menjadi polemik beberapa waktu lalu. Politikus Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan bahwa pernyataan Yudian tersebut sangat provokatif dan berbahaya.

Habiburokhman menyebut bahwa seharusnya diusut tuntas secara hukum agar tahu apa motif dan tujuan dari pernyataan tersebut.

"Ane sudah berkali-kali baca artikelnya. Pernyataan agama musuh Pancasila itu sangat provokatif dan berbahaya, harus diusut tuntas secara hukum agar tahu apa motif dan tujuannya," ujar Habiburokhman dalam akun Twitternya @habiburokhman, Jumat (14/2).


Soal Musuh Besar Pancasila Adalah Agama, PKS: Tidak Pantas Dikatakan oleh Siapapun

Seperti diketahui, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menyebut adanya kelompok minoritas yang mereduksi agama demi kepentingannya yang tak selaras dengan Pancasila.

Yudian kemudian memberi klarifikasi terkait pernyataanya yang kontroversi. Sebelumnya ia menyatakan bahwa musuh terbesar Pancasila adalah agama.

Yudian mengklarifikasi bahwa yang dimaksud dalam pernyataan sebelumnya yaitu Pancasila kerap dihadapkan dengan agama oleh pihak-pihak yang memiliki pemahaman yang sempit.

"Dalam konteks inilah, agama dapat menjadi musuh terbesar karena mayoritas. Bahkan setiap orang beragama. Padahal Pancasila dan agama tidak saling bertentangan, tetapi saling mendukung," kata Yudian dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Polemik Agama Musuh Pancasila, Moeldoko: Bukan Seperti Itu Maksudnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata