logo


Bantah Pernyataan Jokowi, Mahfud MD: Kita Enggak Mencabut Kewarganegaraan WNI Eks ISIS

Mahfud MD sebut pencabutan status kewarganegaraan harus melalui proses hukum

13 Februari 2020 14:24 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa WNI eks ISIS bukan lagi warga negaranya. Jokowi menyebut mereka dengan sebutan ISIS eks WNI.

"Pemerintah tidak memiliki rencana untuk memulangkan orang-orang yang ada di sana, ISIS eks WNI," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menegaskan bahwa mereka tidak akan dicabut status kewarganegaraanya, hanya saja tidak diperbolehkan pulang ke Indonesia.


Mahfud Sebut Dokumen Veronica Coman sebagai Sampah, YLBHI: Dia Buka Kedok Presiden Kalau Blusukan Hanya Pencitraan

"Kita kan enggak mencabut kewarganegaraan. (Tapi) enggak bolehin mereka pulang, karena mereka ISIS," kata Mahfud MD di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

Ia menambahkan bahwa seorang WNI akan kehilangan status kewarganegaraannya apabila telah mengikuti serangkaian proses hukum.

"Kalau nanti kalau mencabut kewarganegaraan, pasti ada proses hukumnya," pungkasnya.

Jokowi Pastikan WNI eks-ISIS Tidak Dipulangkan, Kecuali Kategori Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex