logo


Jokowi Pastikan WNI eks-ISIS Tidak Dipulangkan, Kecuali Kategori Ini

Jokowi memastikan pemerintah tidak akan memulangkan WNI eks ISIS demi keamanan masyarakat Indonesia

13 Februari 2020 14:10 WIB

Presiden Jokowi di Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2019
Presiden Jokowi di Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2019 Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Joko Widodo memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) eks simpatisan ISIS yang terlantar di Timur Tengah tidak akan dipulangkan oleh pemerintah. Hal itu dilakukan demi memastikan keamanan negara dari segala potensi ancaman.

“Pemerintah bertanggung jawab terhadap 260 juta penduduk negeri ini. Karena itu, pemerintah tidak berencana untuk memulangkan para anggota ISIS eks WNI,” tulis Jokowi melalui akun Twitter @jokowi, Rabu (12/2).

Dalam mewujudkan hal itu, Jokowi mengaku telah meminta pihak terkait untuk mendata ratusan WNI eks ISIS untuk proses pencekalan.


Ada Peluang untuk Anak-anak ISIS, IKI Sebut Harus Ada Solusi untuk Mereka yang Jadi Korban

"Saya telah memerintahkan agar 689 orang itu diidentifikasi satu per satu. Datanya dimasukkan ke imigrasi untuk proses cekal," tambahnya.

Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah memberikan perlakuan yang berbeda terhadap anak-anak. Meskipun begitu, langkah itu masih belum dapat dipastikan.

"Kita memang masih memberi peluang untuk yatim, yatim piatu, yang masih anak-anak di bawah 10 tahun. Tapi kita belum tahu apakah ada atau tidak ada. Semua akan terlihat setelah proses identifikasi dan verifikasi nantinya," pungkasnya.

Jokowi Buka Peluang untuk Anak-anak Eks ISIS, KPAI: Kehadiran Negara Mesti Terlihat

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex