logo


Tidak Ingin Bangun Fasilitas Rehabilitasi Napza, Ini Alasan Mensos

Mensos resmikan operasionalisasi loka pelayanan untuk rehabilitasi NAPZA dan ODHA di Takalar

12 Februari 2020 22:15 WIB

Menteri Sosial, Juliari P. Batubara  meresmikan Loka Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (LRSKP) NAPZA dan Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODH) "Pangurangi" di Takalar, Sulawesi Selatan.
Menteri Sosial, Juliari P. Batubara meresmikan Loka Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (LRSKP) NAPZA dan Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODH) "Pangurangi" di Takalar, Sulawesi Selatan. Kementerian Sosial

TAKALAR, JITUNEWS.COM - Menteri Sosial, Juliari P. Batubara prihatin dengan luasnya dampak penggunaan Napza dan HIV/AIDS di tengah-tengah masyarakat. Mensos mengingatkan peran penting keluarga dalam membentengi dari pengaruh negatif dari luar.

"Saya ingatkan orang tua untuk ikut menjaga pergaulan anak-anak. Yang punya anak SMP harus mulai hati-hati. Jangan sampai salah bergaul. Lebih baik mencegah daripada menyesal anak-anaknya terkena narkoba," kata Juliari, di Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (12/02/2020).

Didampingi Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Juliari meresmikan Loka Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (LRSKP) NAPZA dan Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODH) "Pangurangi" di Takalar, Sulawesi Selatan.


Polisi Bingung Lucinta Luna Bakal Ditahan di Sel Laki-Laki atau Perempuan

Peresmian menjadi tanda beroperasinya lembaga Nasional yang bersifat inklusi, yang menjadi penyangga Indonesia Bagian Timur dalam hal rehabilitasi sosial kepada korban penyalahgunaan NAPZA dan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA), ini.

Selanjutnya Juliari mengajak semua pihak, untuk serius mencegah dan memberantas peredaran ilegal Napza. Mensos prihatin dengan kondisi rumah tahanan yang kebanyakan melebihi kapasitas, termasuk penghuninya adalah mereka yang bermasalah dengan Napza.

"Sebaiknya tidak semua mereka yang bermasalah dengan Napza dikenai hukuman dan ditahan. Bandar dan pengendar mungkin bisa. Tapi para pengguna hemat saya sebagai orang yang bukan ahli hukum, saya kira bisa menjalani rehabilitasi," katanya.

Lucinta Luna Terjerat Narkoba, Hotman Paris Kaget, "Aduh Temanku Lucinta, Kenapa Terjadi Itu?"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata