logo


Din: Buat Apa Menjadi Duri Bahkan Racun dalam Kehidupan Kebangsaan Kita

Din Syamsuddin berbicara mengenai WNI eks ISIS yang tidak dipulangkan

12 Februari 2020 21:37 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin, menanggapi soal warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS yang tidak dipulangkan oleh pemerintah.

"Saya pertama tidak ingin men-generalisasi, tapi kalau yang disebut eks ISIS itu yang berada di luar negeri masih berstatus WNI, ini exceptional, mereka yang masih berstatus mungkin dari 600 itu ada yang tidak lagi berstatus WNI, ada yang sudah menanggalkan kewarganegaraannya, ada yang bahkan anti-Indonesia," kata Din di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/2).

Menurutnya, secara konstitusi pemerintah bertanggung jawab untuk melindungi mereka yang masih berstatus WNI.


Soal Nasib Eks ISIS, Jokowi: Sudah Menjadi Keputusan Mereka

"Itu tanggung jawab pemerintah, tapi tidak semua," ujarnya.

Din setuju dengan keputusan pemerintah untuk tidak memulangkan WNI eks ISIS karena bisa menjadi duri kehidupan kebangsaan.

"Buat apa kemudian menjadi duri bahkan racun dalam kehidupan kebangsaan kita, tapi kan dipilah-pilah lah ya, dan itu banyak bukan cuman ISIS," tuturnya.

Ia kemudian menyinggung mengenai WNI pada era tahun 1960-an yang berangkat ke luar negeri untuk kepentingan studi dan tidak boleh pulang. Mengenai hal itu, Din menyebut pemerintah perlu bertanggung jawab.

Utamakan Ratusan Juta Rakyat Dibanding 600 Eks ISIS, BIN: Risiko Sudah Diperhitungkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata