logo


DPR: Anggota DPR yang Kondusif Kalau Buruh Tidak Kondusif, Repot

Anggota Komisi IX temui massa KSPSI yang menggelar aksi unjuk rasa

12 Februari 2020 15:58 WIB

Massa Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang sedang menggelar aksi unjuk rasa menentang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di depan gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/2/2020).
Massa Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang sedang menggelar aksi unjuk rasa menentang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di depan gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/2/2020). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IX Ribka Tjiptaning menemui massa Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang sedang menggelar aksi unjuk rasa menentang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di depan gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Ribka mengatakan bahwa komisi IX DPR RI akan memperjuangkan kesejahteraan buruh.

“Kita semua sudah sepakat pasti ada di pihak buruh karena kita tahu buruh bukan untuk menuntut kaya tapi buruh yang penting perut dan kesejahteraan,” kata Ribka.


Tak Terima dengan Pernyataan Yasonna, Warga Tanjung Priok Lakukan Aksi Damai 221

Dia menambahkan bahwa Komisi IX DPR RI akan meminta kepada pemerintah untuk tetap berpihak kepada rakyat dalam menentukan kebijakan-kebijakannya.

“Maka Kita akan sampaikan kepada pemerintah, kepada mitra komisi IX supaya mau tetap berpihak kepda buruh karena Bung Karno mengatakan buruh adalah soko guru revolusi,” imbuhnya.

Dia berpendapat suatu negara bisa tentram apabila kaum buruh dalam kondisi yang kondusif.

“Negara ini bisa tentram kalau TNI, mahasiswa dan buruh kondusif bukan anggota DPR yang kondusif. Anggota DPR yang kondusif kalau buruh tidak kondusif repot,” katanya.

“Buruh juga kaum intelektual jangan dibilang buruh kaum yang rendah, bukan, karena buruh adalah yang menentukan nasib bangsa kedepan,” pungkasnya.

Dinilai Masih Rancu, Pemerintah Diminta Perjelas Penerapan Upah Buruh per Jam

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata