logo


Lakukan Hal Ini, Ketua Umum PDIP Digugat ke Pengadilan

Megawati digugat oleh kader PDIP Imran Mahfudi karena mengambil alih kewenangan pemilihan ketua DPD Aceh

12 Februari 2020 14:17 WIB

Presedential Lecture Internalisasi Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).
Presedential Lecture Internalisasi Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019). jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kader PDI Perjuangan, Imran Mahfudi menggugat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri ke Pengadilan Nageri Banda Aceh. Pasalnya Megawati telah mengambil kewenangan dalam membentuk kepungurusan partai.

Megawati langsung menunjuk Muslahuddin Daud sebagai ketua DPP Aceh tanpa proses pemilihan secara mufakat. Selain itu, Muslahuddin adalah calon yang hanya diusulkan oleh satu DPC.

"Namun yang terjadi, DPP partai langsung menunjuk Muslahuddin Daud sebagai ketua DPD tanpa proses pemilihan atau musyawarah mufakat dengan peserta Konferda. Ini adalah pelanggaran terhadap anggaran dasar partai," kata Imran, Rabu (12/2/2020).


Pengamat Sebut Godaan dari Demokrat dan Gerindra Kepada Gibran Kencang

Ia menyampaikan bahwa tindakan tersebut tidak sah karena telah terjadi pelanggaran Konferda.

"Di dalam petitum gugatan disamping meminta majelis hakim menyatakan tidak sah Konferda V PDIP Aceh, juga meminta agar dinyatakan tidak sah Kongres V PDIP," tambahnya.

Anies Anggarkan Rp 1,16 Triliun untuk Formula E, PDIP Sebut Lebih Mahal Daripada Hongkong

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati