logo


Pemerintah Tegas Tak Pulangkan WNI eks-ISIS, Mahfud: Paspornya Sudah Dibakar, Terus Mau Diapain

Pemerintah sudah mengambil keputusan untuk tidak memulangkan WNI mantan simpatisan ISIS

12 Februari 2020 13:29 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menko Polhukam Mahfud MD kembali menegaskan jika pemerintah tidak akan membantu memulangkan WNI bekas simpatisan ISIS yang terlantar di Timur Tengah. Namun, perlakuan itu akan berbeda terhadap WNI yang bukan mantan ISIS.

Mahfud memastikan pemerintah akan berusaha membantu WNI di luar negeri yang tidak berafiliasi dengan kelompok teroris agar segera pulang ke Tanah Air. Sementara itu, pihak yang sudah tercatat sebagai Foreign Terrorist Fighters (FTF) tidak akan mendapat hak tersebut.

"Kalau teroris enggak dipulangkanlah. Kalau orang di luar negeri tidak teroris ya lapor aja ke kedutaan. Kalau teroris, enggak (dibantu pulang). FTF kan itu dan sudah membakar paspor bahkan nantang itu, masak (dibantu pulang)," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (12/2).


Karena Hal Ini, MUI Desak Jokowi Pecat Kepala BPIP

Terkait kondisi mantan simpatisan ISIS asal Indonesia, lanjut Mahfud, pemerintah tidak pernah melakukan pendataan lantaran tidak tahu keberadaan mereka, di sisi lain tak pernah melapor juga.

"Mereka kan tidak lapor, hanya ditemukan oleh orang luar, yang nemukan kan CIA, ICRC (International Committee of the Red Cross) ini ada orang Indonesia, kita juga ndak tahu. Paspornya sudah dibakar, terus mau diapain," ujarnya.

Terkait Prosedur Memulai Usaha, Jokowi: Kita Harus Lebih Baik dari China

Halaman: 
Penulis : Iskandar