logo


Mahfud MD Anggap Sampah Dokumen Veronica Koman Tentang Data Korban Sipil Konflik Papua

Veronica Koman mengkalim dirinya telah mengirim dokumen berisi data korban sipil yang tewas dalam konflik Papua kepada Presiden Jokowi

12 Februari 2020 09:48 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut dokumen terkait 57 tahanan politik Papua dan 243 korban sipil di Nduga yang dihimpun oleh Tim aktivis HAM Veronica Koman sebagai dokumen sampah.

"Kan surat (dari) orang banyak. Rakyat biasa juga ngirim surat ke Presiden. Jadi kalau memang ada, sampah aja lah kalau kayak gitu," kata Mahfud di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/2).

Sebelumnya, Veronica Koman mengaku telah menyerahkan dokumen yang berisi nama dan data dari 243 korban sipil yang meninggal selama operasi militer di Nduga sejak Desember 2018 silam. Veronica menilai langkah Jokowi untuk tidak menarik aparat militer dari Nduga dan membebaskan sejumlah tahanan politik Papua memperburuk situasi konflik di kawasan paling timur Indonesia itu.


Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Menag: Nggak Boleh Lagi Saya Ngomong di Sini Karena...

"Kami juga menyerahkan nama beserta umur dari 243 korban sipil yang telah meninggal selama operasi militer di Nduga sejak Desember 2018, baik karena terbunuh oleh aparat keamanan maupun karena sakit dan kelaparan dalam pengungsian,” imbuhnya.

Bahas Nasib Eks ISIS, Mahfud: Kita Sudah Membuat Alternatif

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia