logo


Dianggap Kebal Hukum oleh FPI, Ade Armando: FPI Baperan

Ade Armando menampik tudingan FPI bahwa dirinya kebal hukum

12 Februari 2020 08:15 WIB

Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando.
Dosen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Ade Armando. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bareskrim Polri menolak laporan FPI terkait ucapan Ade Armando yang menyebut 'FPI Preman'. Kuasa hukum FPI Aziz Yanuar memandang hal tersebut merupakan indikasi bahwa dosen Universitas Indonesia tersebut kebal hukum.

Menanggapi hal tersebut, Ade Armando buka suara.

"FPI baperan. Masak gara-gara laporan ditolak saya dianggap kebal?" ujar Ade Armando kepada wartawan, Selasa (12/2).


Laporan Terhadap Andre Rosiade Ditolak, Ini Kata Polisi

Ade Armando menilai tuduhan yang dilontarkan oleh pihak FPI tersebut justru menghina pihak Kepolisian.

"Tuduhan itu menghina polisi, karena seolah menganggap polisi kerja nggak serius atau takut pada saya. FPI melecehkan polisi dan aparat penegak hukum. Mereka itu memang mengada-ada. Pasal yang digunakan adalah pasal 156 KUHP yang berisi larangan penyebaran kebencian terhadap golongan. Lho memang FPI itu golongan? FPi itu kan kumpulan orang saja. Bahkan, status mereka sekarang nggak jelas di mata hukum," ujarnya.

Ade menampik anggapan FPI tersebut dengan mengungkap bahwa laporannya juga pernah ditolak oleh polisi lantaran kurangnya barang bukti.

"Laporan saya juga dua kali ditolak polisi. Yang pertama, saya melaporkan Prabowo dan kedua, Fahira. Keduanya ditolak karena tidak cukup barang bukti. Saya nggak marah," katanya.

Polisi Temukan Ekstasi dan Obat Penenang, Lucinta Luna Diamankan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia