logo


WNI Eks ISIS Tak Dipulangkan, Sekjen MUI: Pemerintah Jangan Pukul Rata

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai WNI eks ISIS kemungkinan sudah melepaskan ideologi ISIS

12 Februari 2020 07:56 WIB

Sekretaris Jenderal MUI pusat, Anwar Abbas
Sekretaris Jenderal MUI pusat, Anwar Abbas Republika

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas melemparkan kritik terhadap keputusan pemerintah yang tidak berencana memulangkan WNI eks ISIS. Ia menilai setiap WNI mempunyai hak untuk pulang ke Indonesia.

"Jadi pemerintah tidak bisa menghalanginya kecuali kalau pemerintah memiliki dasar yang kuat untuk melarangnya misalnya karena dengan kepulangan mereka ditakuti akan terjadi sesuatu yang akan membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Anwar Abbas, kepada wartawan, Selasa (11/2) malam.

Ia menilai pemerintah tak bisa memukul rata semua WNI eks-ISIS sebab ada kemungkinan mereka telah melepaskan ideologi ISIS.


MUI Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah Jadi Solusi Atasi Kesenjangan Ekonomi

"Untuk itu pemerintah harus bisa memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya kepada masyarakat tentang alasan keberatan pemerintah untuk memulangkan mereka. Tapi kalau menurut saya pemerintah jangan pukul rata semuanya karena mana tahu di antara mereka itu ada yang ingin kembali ke Tanah Air dan melucuti paham-paham yang dia anut selama ini serta kembali menghormati dan menerima falsafah Pancasila dan UUD 1945," ujar Anwar.

"Makanya pemerintah jangan pukul rata. Dilakukanlah interview dan penjajakan. Kalau di antara mereka ada yang mau patuh kepada hukum dan ketentuan yang ada kenapa tidak," imbuhnya.

MUI Siap Keluarkan Fatwa Terkait Konten Negatif di Netflix

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia