logo


Warga Negara China Geruduk Kantor Imigrasi Bali, Urus Izin Tinggal Dalam Keadaan Terpaksa

Kasi informasi Kanim kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra meminta warga negara China untuk segera mengurus izin tinggal dalam keadaan terpaksa sebelum 'overstay'

12 Februari 2020 06:45 WIB

youtube

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Warga Negara China menyerbu Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Ngurah Rai pada Selasa (11/2), untuk mengurus izin tinggal dalam keadaan terpaksa menyusul semakin parahnya wabah virus Corona di China.

"Sejak pukul 08.00 Wita, jumlah warga negara China yang memohon izin tinggal dalam keadaan terpaksa mencapai 50 orang," ujar Kasi informasi Kanim kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra, Selasa (11/2).

Ia menjelaskan bahwa semenjak ditutupnya rute penerbangan Indonesia-China dan sebaliknya pada 5 Februari lalu, setidaknya 77 Warga Negara China yang berada di Bali telah mengajukan permohonan ijin tinggal dalam keadaan terpaksa. Ia juga mengimbau warga negara China yang saat ini masih belum mengurus ijin tinggal tersebut untuk langsung mendatangi kantor imigrasi segera.


Menkes Terawan Tantang Harvard Buktikan Virus Corona di Indonesia

"Cari kantor imigrasi terdekat. Semua kantor imigrasi melayani warga negara China yang mengajukan permohonan izin tinggal keadaan terpaksa," jelasnya.

"Pihak imigrasi memroses paspor, izin tinggal, serta perdim yang telah diisi. Setelah paspor diterima mereka dipersilakan pulang dan mengambil paspor mereka kembali dalam tujuh hari kerja," tutur Suhendra.

Ia juga menyarankan warga negara China untuk mengurusnya sebelum jatuh tempo overstay.

"Kalau overstay, dia (WN China) harus bayar overstay dulu baru bisa urus surat izin tinggal dalam keadaan terpaksa. Biaya overstay Rp 1 juta per hari," kata Suhendra.

Sepi Turis, Pemerintah Beri Subsidi Bagi Pelaku Usaha Pariwisata, Diskon Tiket Pesawat?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia