logo


Anies Anggarkan Rp 1,16 Triliun untuk Formula E, PDIP Sebut Lebih Mahal Daripada Hongkong

Pemprov DKI anggarkan Rp 1,16 triliun, sementara Hongkong Rp 540 miliar untuk Formula E

11 Februari 2020 15:54 WIB

Anies Baswedan Sedang mengunjungi ajang Formula E
Anies Baswedan Sedang mengunjungi ajang Formula E Instagram @DKIJakarta

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggarkan Rp 1,16 triliun untuk acara Formula E. Jumlah tersebut lebih tinggi dua kali lipat daripada Hongkong yang menyelenggarakan acara yang sama yaitu sebesar Rp 540 miliar.

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlalu besar sehingga terkesan pemborosan anggaran.

"Dari besaran anggaran tidak bisa dengan jelas ditangkap mana yang jadi leading sector untuk kegiatan ini, karena dana paling besar dipegang oleh Jakarta Propertindo yang bisnis utamanya infrastruktur, padahal target adalah menaikan jumlah turis (Dinas Pariwisata) ke Jakarta atau Indonesia," ujar Gilbert kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/2/2020).


Pengamat Sebut Godaan dari Demokrat dan Gerindra Kepada Gibran Kencang

Ia juga merasa heran kenapa biaya penyelenggaran Formula E di Indonesia lebih tinggi daripada di luar negeri. Padahal bahan baku untuk pembangunan infrastruktur sangat mudah didapatkan di Indonesia.

"Hal yang menjadi pertanyaan besar adalah apa yang membedakan biaya penyelenggaraan di Jakarta dua kali lipat biaya di Hongkong, sementara bahan untuk membangun ada di Indonesia (semen, batu, dan lain-lain). Apa dasar biaya penyelenggaraan di Jakarta membengkak dua kali lipat biaya di luar negeri?" tanyanya.

PSI Sarankan Anggaran Formula E Dipakai untuk Penanggulangan Banjir

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati